KENDARI, TELISIK.ID - ISTEK Aisyiyah Kendari meraih pendanaan Kosabangsa 2026 melalui Biosmart, inovasi pengolahan limbah sagu menjadi bahan edible coating hortikultura.

Institut Sains, Teknologi, dan Kesehatan (ISTEK) Aisyiyah Kendari berhasil memperoleh pendanaan Program Kosabangsa Tahun 2026 melalui proposal berjudul “Biosmart (Bioindustri Sagu untuk Masyarakat Tangguh): Teknologi Edible Coating Berbasis Nata De Sago untuk Mendukung Ekonomi Sirkular dan Ketahanan Pangan Lokal”.

Program tersebut akan dilaksanakan di Desa Tetemotaha, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe. Pelaksanaannya melibatkan Pemerintah Desa Tetemotaha, Kelompok Pengolah Sagu atau Kelompok Medai, serta Kelompok Tani Hortikultura atau Kelompok Kateni.

Program Biosmart diketuai Venia Oktafiani, dengan anggota Andika Mayansara dan Syaiful Bachri Mustamin. Kegiatan ini mengembangkan pemanfaatan potensi sagu lokal melalui pengolahan limbah cair menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Kolaborasi ISTEK Aisyiyah Kendari dan UHO