Pelaksanaan Biosmart juga mendapat dukungan tim pendamping dari Universitas Halu Oleo (UHO), yang sekaligus merupakan pemilik paten Nata de Sago dan Edible Coating.
Tim pendamping tersebut terdiri atas Prof. Dr. Nur Arfa Yanti, S.Si., M.Si., Prof. Dr. Sri Wahyuni, S.Si., M.Si., serta Dr. La Ode Ahmad, M.Si., Ph.D.
Kolaborasi antara ISTEK Aisyiyah Kendari dan UHO tersebut mencakup aspek kepakaran dalam pengembangan teknologi Nata de Sago, teknologi pangan, serta mikrobiologi.
Biosmart mengusung konsep hilirisasi hasil riset berbasis potensi lokal dengan memanfaatkan limbah cair sagu sebagai bahan baku Nata de Sago.
