Selain itu, program mencakup strategi pemasaran dan pengembangan akses pasar. Materi tersebut menjadi bagian dari pendampingan agar kelompok mitra dapat mengelola hasil inovasi secara lebih terstruktur.

Ketua tim Biosmart, Venia Oktafiani, mengatakan program tersebut dirancang untuk menghubungkan hasil riset perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat.

“Biosmart tidak hanya membawa teknologi kepada masyarakat, tetapi juga membangun kapasitas mitra agar mampu menerapkan teknologi secara mandiri dan mengembangkan nilai ekonomi dari potensi lokal yang mereka miliki,” ucapnya, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 5 September 2026.

Integrasikan Pengolahan Sagu dan Hortikultura

Dalam pelaksanaannya, Kelompok Pengolah Sagu atau Kelompok Medai diarahkan untuk menghasilkan Nata de Sago dari limbah cair sagu.