KENDARI, TELISIK.ID - Anak mengalami stunting tidak hanya karena kekurangan gizi, tapi bisa disebabkan failitas lingkungan yang kotor. Jika hal ini terjadi, anak mudah terserang penyakit sehingga tumbuh kembangnya terganggu.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tenggara, Asmar. Menurutnya, kondisi lingkungan yang tidak bersih dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak, yang pada gilirannya dapat menyebabkan masalah stunting.
“Lingkungan yang kotor bisa membuat anak mudah terserang penyakit. Kalau sudah sering sakit, anak-anak akan kekurangan cairan sehingga mudah mengalami stunting,” katanya kepada Telisik.id, belum lama ini.
Baca Juga: Kepala BKKBN Akui Perlu Kerja Sama Berbagai Pihak Capai Target Stunting 14 Persen di 2024
Lebih lanjut kata dia, mencegah stunting bukan hanya dengan memenuhi gizi yang baik untuk anak, tapi juga dengan menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal. Menjaga kebersihan lingkungan ini di antaranya adalah membuat jamban yang bersih, menyediakan air bersih, dan menjaga kebersihan sanitasi.
