JAKARTA, TELISIK.ID - Fenomena penyebaran tautan video yang mengatasnamakan konten sensitif kembali beredar luas di berbagai platform media sosial.

Kali ini, narasi yang diangkat menyangkut hubungan terlarang antara ibu tiri dan anak tiri yang dikemas dalam bentuk potongan video berdurasi singkat yang disebut memiliki versi lengkap. Tautan tersebut dengan cepat menjadi buruan pengguna internet.

Sejumlah akun membagikan klaim bahwa video berdurasi sekitar tujuh menit itu merupakan rekaman asli yang terjadi di Indonesia.

Narasi yang dibangun mengarahkan publik untuk mempercayai bahwa peristiwa tersebut nyata bahkan dilengkapi dengan judul tambahan yang memancing rasa penasaran.

Namun, penelusuran menunjukkan adanya indikasi kuat bahwa konten tersebut tidak sesuai dengan fakta yang beredar.