Baca Juga: Heboh Link Video Winda Can Botol Parfum 7 Menit, Begini Penjelasannya
Ketua LPPM Unram, Andi Chairil Ichsan, mengatakan mahasiswi tersebut mengalami tekanan psikologis akibat tudingan yang beredar.
“Jadi korban sudah mendapatkan pendampingan dari Satgas PPKS untuk pemulihan psikologis, menyemangati, men-support yang bersangkutan,” ujarnya.
Menurut Andi, klarifikasi dilakukan untuk memulihkan nama baik mahasiswa dan mencegah penyebaran informasi yang keliru. “Hasil pemeriksaan, bahwa video yang beredar bukan mahasiswa Unram dan tidak ada kaitannya dengan mahasiswa KKN Unram di Desa Lenek,” tandasnya.
Pihak kampus juga mengimbau masyarakat tidak mengaitkan foto kegiatan KKN dengan video yang belum terverifikasi. Aparat kepolisian dan kampus sama-sama meminta publik tidak meneruskan konten serupa agar tidak memperluas dampak terhadap pihak yang tidak terkait.
