Seiring banyaknya tautan yang dibagikan tanpa kejelasan, risiko yang mungkin muncul tidak hanya berupa konten yang menyesatkan, tetapi juga potensi pencurian data apabila pengguna mengisi formulir, mengunduh file, atau memberikan izin akses tertentu setelah mengeklik tautan yang dibagikan.

Praktik semacam ini kerap menyasar pengguna media sosial yang tergoda oleh narasi viral.

Baca Juga: Viral Link Video Nabila Hyper 1 Vs 7 Gegerkan Medsos, Begini Penjelasannya

Warganet dan pengguna media sosial diimbau agar lebih berhati-hati terhadap narasi yang mengarahkan pada tautan tidak resmi atau akun anonim.

Fenomena ini menunjukkan pentingnya literasi digital yang kuat, termasuk kemampuan mengenali tanda-tanda konten jebakan. Tidak adanya bukti valid mengenai video yang disebutkan memperlihatkan bahwa kata kunci tersebut kemungkinan hanya digunakan untuk mengarahkan pengguna ke konten acak.