Setelah tautan dibuka, pengguna umumnya diarahkan ke halaman yang meminta login akun media sosial, mengunduh aplikasi tertentu, atau memasukkan data pribadi. Jika tidak teliti, pengguna berisiko menjadi korban pencurian akun maupun kebocoran data pribadi melalui metode phishing.

Selain pencurian data, perangkat yang digunakan juga dapat terpapar malware berbahaya yang berpotensi mengganggu sistem keamanan telepon genggam maupun komputer pengguna.

Baca Juga: Viral Link Video Guru Bahasa Inggris dengan Murid Gegerkan Medsos, Begini Penjelasannya

Netizen Diminta Lebih Bijak

Fenomena viralnya video tersebut kembali menunjukkan cepatnya penyebaran informasi di ruang digital. Dalam situasi seperti ini, masyarakat diminta lebih bijak dalam menyikapi konten yang belum terverifikasi.