Dalam laporannya, ia menyebutkan pertemuan yang dilakukan di rumah seorang pejabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Konawe.
Dalam pertemuan tersebut, menurut Sumantri, dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK), beberapa kepala desa, dan diduga melibatkan pembahasan politik praktis.
“Pertemuan tersebut bukan hanya membahas politik, tetapi juga mencemarkan nama salah satu calon Gubernur Sulawesi Tenggara dan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Konawe. Mereka juga menyatakan dukungan terbuka untuk salah satu calon Bupati Konawe, yang terlihat saat salah satu pejabat melakukan panggilan video dengan calon bupati HR,” ungkap Sumantri.
Menurut Sumantri, saat berlangsung panggilan video, pejabat tersebut melaporkan bahwa sejumlah data dukungan dari Desa Amonggedo sudah dikumpulkan.
Baca Juga: Penyebar Hoaks Lawan Politik Diancam 6 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar
