Keluhan serupa juga disampaikan warga Desa Mantigola. Mereka mengaku kerugian yang dialami tidak hanya pada peralatan rumah tangga, tetapi juga berdampak pada usaha kecil yang bergantung pada pasokan listrik.
Menurut warga, laporan gangguan telah berulang kali disampaikan melalui berbagai kanal resmi PLN, mulai dari call center 123 hingga aplikasi PLN Mobile.
Namun, tindak lanjut yang diterima dinilai hanya bersifat sementara karena gangguan kembali terjadi.
Menanggapi keluhan tersebut, Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM), Ihwal, mengaku telah melaporkan kondisi listrik di dua desa tersebut secara resmi kepada pihak PLN Kaledupa.
Baca Juga: Idul Adha jadi Momen Kebersamaan, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tebar Ribuan Paket Daging Kurban
