KENDARI, TELISIK.ID - Tingkatkan budaya literasi di Indonesia, SMA Negeri 11 Kendari launching digital literasi pertama di Sulawesi Tenggara (Sultra).
"Perancangan literasi digital ini, mulai sejak tahun 2018 difokuskan pada tahun 2019. Bermula dari inisiasi siswa yang mengikuti lomba tingkat nasional yang pada akhirnya bisa diterapkan di sekolah," ujar Kepala perpustakaan SMAN 11 Kendari, Satriana Jumat (10/1/2020).
Lanjut dia, siswa-siswa berinisiasi dengan program-program khusus yaitu, dengan berkreasi memanfaatkan barang-barang yang kurang memilki nilai. Seperti lidi, didesain dengan sedemikian cara sehingga bisa digunakan dalam membantu literasi di sekolah yang kemudian dihubungkan dengan menggunakan barcode atau kode batang secara beragam.
"Salah satunya itu Bunglidi (Bunga Literasi Digital) yang dibentuk seperti bunga, di dalamnya ada barcode yang diisi informasi seperti Al Qur'an, koran, buku fiksi dan non-fiksi dan media pembelajaran lain yang bisa diakses secara digital," jelas dia.
Selain itu, tambahnya, proses belajar mengajar juga sudah diterapkan di mata pelajaran, seperti Bahasa Indonesia, Sejarah, Kimia dan pelajaran lain.
