"Sesuai dengan pesan Kemendikbud bahwa sekolah harus mengajarkan karakter pada anak-anak yakni saling membantu, berinovasi dan hal positif lainnya," ujarnya.
Tambah dia, tujuan mereka ingin menggaungkan kemerdekaan belajar yaitu, dengan belajar mandiri dan merdeka dalam memilih pelajaran yang disukai sesuai dengan keinginannya.
"Bu Satriana sebagai guru penggerak telah menggerakkan seluruh siswa di sekolah ini dan guru-guru di Sultra. Konsep yang dibuat juga cukup menarik, meskipun minim fasilitas dapat dirasakan sendiri, bagaimana suasana nyaman, asri dan rapi serta diberi sentuhan gambar yang indah tidak membuat jenuh ketika berada di dalam perpustakaan ini sebagai tempat utamanya," terangnya.
Sekolah ini, kata dia, selangkah lebih maju diera 4.0 telah menggabungkan kolaborasi antara sekolah guru dan dinas terkait yang kemudian dikembangkan lebih lanjut secara efisiensi meskipun dananya terbatas.
"Dengan adanya literasi digital ini dapat mendorong dan menumbuhkan minat siswa untuk membaca buku lebih banyak dengan mudah dan efektif," ungkapnya.
