WAKATOBI, TELISIK.ID - Perempuan dan anak memiliki potensi dan peran yang besar pada pembangunan desa. Untuk itu, melalui Pemda Wakatobi bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) terus mendorong adanya kesetaraan gender, serta perlindungan hak perempuan dan anak.

Hal itu ditindaklanjuti dengan didapuknya Desa Liya Mawi Kecamatan Wangi-Wangi Selatan dan Desa Longa Kecamatan Wangi-Wangi sebagai model Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) 2022.

Bupati Wakatobi, Haliana mengungkapkan, berdasarkan data BPS 2020 jumlah penduduk perempuan sebesar 49,88%  sementara anak usia  0-17 tahun sebesar 31.22?ri total penduduk di Wakatobi.

Sehingga diharapkan dapat mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak dalam penyelenggaraan Pemda Wakatobi.

“Pada tahun 2023 sesuai target Kemen PPPA implementasi program DRPPA terlaksana di 10 desa dan kelurahan. Sementara untuk tahun 2024 target dapat dimplementasikan kepada seluruh desa,” jelas Haliana, Rabu (24/8/2022).