MUNA, TELISIK.ID – Bakal calon Bupati Muna, LM Rajiun Tumada, menuding Partai Golkar kekanak-kanakan dan tidak konsisten karena begitu mudah mengalihkan dukungan dengan menyerahkan surat persetujuan dukungan atau B1.KWK kepada bakal pasangan calon (bapaslon) lain.
Surat persetujuan dukungan dari Golkar untuk bapaslon Bupati – Wakil Bupati Muna awalnya diberikan kepada LM Rajiun Tumada-Purnama Ramadhan. Namun, setelah pergantian Ketua Umum Partai Golkar, dari Airlangga Hartarto kepada Bahlil Lahadalia, surat persetujuan dukungan juga berubah.
Bahlil meninjau ulang rekomendasi B.1-KWK yang diteken Airlangga Hartarto. Dia berubah haluan dan mengganti LM Rajiun Tumada-Purnama Ramadhan sebagai bapaslon dukungan Partai Golkar dan memberikan surat persetujuan dukungan kepada bapaslon La Ode Kardini dan Noor Dhani.
Baca Juga: Berkas Dinyatakan Lengkap, Paslon Rahmatnya Muna Ungkap Program Kerja Jika Terpilih
Rajiun mengungkapkan, seusai pergantian Airlangga oleh Bahlil, beredar di media sosial bahwa seluruh B.1-KWK yang ditandatangani oleh ketua umum sebelumnya tidak akan diganti. Dia pun menuding Partai Golkar kekanak-kanakan.
