Diketahui sebelumnya, Kepala Diskan Kolaka Utara setahun yang lalu meminta bantuan Sekertaris Dinas PUPR Kolaka Utara untuk mengecek anggaran tersebut ke PUPR provinsi. Kata dia, anggarannya masuk di perubahan.

Tidak sampai disitu, pihak Diskan Kolaka Utara bersama tim teknis PUPR Provinsi Sulawesi Tenggara tahun lalu juga telah mengunjungi lokasi pembangunan tambat labuh di Desa Lametuna dan Bahari melakukan pengukuran.

Kata Muhsin, anggaran pembangunan tambat labuh yang akan digelontorkan Pemprov Sulawesi Tenggara mencapai Rp 3 miliar. Masing-masing bangunan habiskan anggaran Rp 1,5 miliar.

Pernyataan serupa juga disampaikan Kadis DPM PTSP Sulawesi Tenggara, Parinringi saat masih menjabat sebagai Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara.

Baca Juga: Nelayan di Buton Kecipratan Ratusan Sarana Melaut