Lebih lanjut, Zhu menyoroti motilitas sperma atau kemampuan gerak sperma sebagai faktor penting dalam penurunan kesuburan pria. Menurut data medis, pria dewasa yang sehat biasanya melepaskan antara 40 hingga 300 juta sperma dalam satu kali ejakulasi, dengan rata-rata sekitar 200 juta.

Baca Juga: Unik: Jepang Tawarkan Jasa Sewa Orang untuk Minta Maaf, Diiringi Tangisan Dibanderol Lebih Mahal

Namun tidak semua sperma memiliki kualitas yang optimal. Dalam banyak kasus, hanya sebagian kecil sperma yang mampu berenang menuju sel telur dengan efisien. Faktor inilah yang mendorong Sperm Racing untuk memfokuskan lomba pada aspek kecepatan dan kekuatan gerak sperma.

Menurut keterangan dalam laman resmi Sperm Racing, acara ini diharapkan mampu mengedukasi publik tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi pria dengan cara yang menyenangkan dan penuh inovasi.

“Setiap orang berhak mendapat kesempatan di garis start,” tulis mereka.