Baca Juga: DPRD Konawe Apresiasi Pelaksanaan Penilaian Lomba Desa/Kelurahan

Ia menambahkan, dalam penciptaan mars dan hymne Muna Barat tidak boleh mengandung SARA, harus mempertimbangkan filosofi Muna Barat terkait sosial budaya, keragaman adat istiadat, letak geografis, sektor pendapatan, sehingga dari semua itu para peserta diharapkan dapat membuat lirik yang mempertimbangkan hal tersebut.

Untuk itu, dalam lomba tersebut, pemerintah daerah telah mempersiapkan tim juri profesional dan berkompeten di bidang musik.

"Jurinya nanti ada dari sastrawan, budayawan, praktisi vokal, praktisi musik, ada dari pemerintah daerah juga, jadi ini benar-benar diramu sedemikian rupa sehingga menghasilkan mars dan hymne yang mewujudkan wite barakati," tutupnya. (B)

Penulis: Putri Wulandari