MEDAN, TELISIK.ID - Tradisi lompat batu yang terletak di Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, sudah merupakan olahraga tradisional Suku Nias.

Di mana, lompat batu tersebut salah satu objek wisata tradisional yang unik dan teraneh di seluruh dunia.

Sejarah itu, mulai keberadaan lompat batunya di Desa Bawamataluo. Warga Nias setempat sering menyebutkan Desa Bawomataluo itu bukit matahari. Karena Bukit Matahari tersebut terletak di atas sebuah bukit dengan ketinggian 270 meter di atas permukaan laut.

Untuk berkunjung ke Desa Bawomataluo, harus menaiki tujuh puluh tujuh anak tangga berbahan batu alam yang tersusun rapi. Jalan berbahan batu alam tersebut telah ada sejak berabad-abad lalu dan masih terpelihara dengan baik.

Sedangkan lompat batunya, sering disebutkan "Hombo Batu". Sekarang ini, Hombo Batu itu sudah menjadi atraksi wisata yang sangat unik di Kepulauan Nias. Lompat batu di Nias itu mencapai setinggi 2,2 meter dan lebar 90 centimeter serta panjang 60 centimeter.