Total kerugian yang dialami oleh korban, pemilik rumah yang rusak parah, diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Sementara itu, rumah lainnya yang juga terkena longsor mengalami kerusakan ringan pada bagian atap dan rangka teras, dengan kerugian sekitar puluhan juta rupiah.
Salah satu korban, yang mengalami kerugian besar, menceritakan bahwa pada saat kejadian, ia sedang memperbaiki saluran air di atas jalan, tepatnya di depan rumah bersama keponakannya.
Baca Juga: Pemkab Kolaka Utara Gandeng Perusahaan Tambang Gelar Program Makan Bergizi Gratis
“Saya pergi memperbaiki drainase atau saluran air di atas jalan, bersama keponakan saya, Hasri, Darmin, dan Dana. Sekitar pukul 07.30 WITA, kami berlari menjauhi tebing karena tiba-tiba tanah di atas tebing bergeser dan longsor mengarah ke rumah saya serta rumah Suharman,” ujarnya.
Meski rumah warga rusak parah, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Setelah kejadian, kepolisian setempat, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kolaka dan Dinas Sosial, segera melakukan langkah cepat.
