Baca Juga: IAIN Kendari Wisuda 626 Mahasiswa, Rektor Tawarkan 3 Pilihan
Seperti, menanamkan pondasi agama yang kuat pada anak, memberikan pemahaman positif dan dampak negatif dari internet atau mendampingi anak saat mengakses internet dan meningkatkan interaksi.
"Memfilter konten kekerasan, konten dewasa dan pornografi, caranya aktifkan safesearch kemudian lihat histori penelusuran untuk melihat aktivitas yang sudah dilakukan anak," tambahnya.
Baca Juga: IAIN Kendari Pecahkan Rekor Muri Moderasi Beragama, 1.389 Mahasiswa Baru Ikut Serta
Sementara itu, Kepala Pusat Studi Gender dan Anak IAIN Kendari, La Ode Anhusadar mengatakan, dasar kegiatan ini adalah selama ini kita hanya mengenal pola asuh parental control yaitu bagaimana orang tua mengontrol, membimbing, dan mendampingi anak-anaknya untuk melaksanakan tugas-tugas perkembangannya menuju pada proses pendewasaan.
