Selain itu, pemerintah juga tengah menggencarkan program hilirisasi LPG. Program ini melibatkan identifikasi lapangan-lapangan migas dalam negeri yang masih memiliki kandungan campuran gas Propane (C3) dan Butane (C4).

Kedua komponen ini merupakan bahan baku utama untuk produksi LPG. Dengan mengoptimalkan sumber daya alam dalam negeri, diharapkan Indonesia dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG.

Baca Juga: Sepekan Ini Hujan Lebat dan Angin Kencang Bakal Melanda Beberapa Wilayah di Tanah Air

Bahlil juga menyebutkan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Pertamina untuk merealisasikan rencana pembangunan industri LPG di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG semakin meningkat dari tahun ke tahun.