“Dialog apa dan apa gunanya? Menghentikan demonstrasi dengan dialog sungguh tak masuk akal jika dilihat dari perilaku Israel yang membunuh akal sehat, anak-anak, orang tua, dan warga yang tak bersalah,” tegas Kiai Cholil.

Kiai Cholil menegaskan bahwa kunjungan tersebut tidak membawa keuntungan bagi Indonesia. Tapi sebaliknya memberi keuntungan kepada Israel yang terus membangun pencitraan kepada dunia dan tetap membunuh rakyat Palestina.

“Sungguh keterlaluan mereka itu tersenyum di belakang pembunuh dan tak peduli dengan manusia-manusia tak berdosa yang dibunuh dan diusir dari negaranya sendiri,” tegas Kiai Cholil.

Baca Juga: 280 Orang Berebut Kursi Pimpinan KPK, Sudirman Said dan Novel Baswedan hingga Komisioner KPK

Dia mengatakan bahwa NU sejak awal pendiriannya sampai sekarang tetap mendukung rakyat Palestina untuk kemerdekaannya dan anti penjajah Israel.