Menurut Emil, mayoritas pelanggan yang membeli produk-produk tersebut adalah wanita usia 20-30 tahun. Mereka tertarik karena kualitas bagus, review positif dan kemasan yang menarik.

"Kebanyakan pelanggan Lt Pro itu dari kalangan remaja seperti MUA kalau La Tulipe dari kalangan ibu-ibu," tambahnya.

Penjualan produk tersebut mulai meningkat tajam sejak awal Juni 2025, dan influencer lokal mulai ikut mempromosikan brand tersebut.

Menurut Emil, produk tersebut lebih mendominasi ke make up dan skincare. "Kalau Lt Pro mendominasi di dekoratifnya (make up), sedangkan La Tulipe lebih ke skincarenya," katanya.

Untuk membantu pelanggan memilih, pihak toko biasanya memberikan rekomendasi berdasarkan jenis kulit, menunjukkan tester, atau menjelaskan manfaat tiap produk.