Ia juga berharap, pemerintah dan anggota DPRD Provinsi, serta Pemda Kolut memberi teguran keras kepada para pelaku usaha pertambangan untuk melakukan perbaikan saluran drainase yang saat ini rusak.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kolut, Buhari Djumas, merasa prihatin dengan kondisi lingkungan yang saat ini rusak akibat aktivitas pertambangan.

Baca Juga: Alami Kerugian, Bupati Soroti Kinerja PDAM Wakatobi

Baca Juga: Ridwan Zakariah: PGRI Tempatnya Orang-Orang Profesional

"Terkait masalah tambang hampir setiap hari aspirasi masuk dan kita prihatin. Bahkan bukan hanya jalan, tambak-tambak masyarakat juga rusak akibat luapan lumpur yang ikut masuk ke tambak saat banjir dan air pasang," ungkap Buhari saat ditemui, Kamis (12/8/2021).