Rasmin menilai, dengan tim yang didominasi kaum milenial, maka akan mempermudah proses konsolidasi secara door to door (rumah ke rumah, red) maupun secara terbuka

“Mayoritas pemilih kita adalah generasi milenial yang mampu mempengaruhi setiap detik konstelasi pilkada, hingga merasa penting instrumen ini harus digunakan untuk menyasar pemilih cerdas dan rasional yang gandrung akan ide dan gagasan menuju Sulawesi Tenggara yang adil dan beradab,” tandasnya. (Adv/A)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Mustaqim