KENDARI, TELISIK.ID - Belum usai persoalan penolakan kedatangan 500 TKA China, kini PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) kembali diterpa oleh kabar persoalan Analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).
Seperti yang diungkapkan Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas, PT VDNI di Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe masih bermasalah mengenai Analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).
Katanya, hingga kini PT VDNI diduga masih melakukan pencemaran limbah pabrik di sekitar perusahaan.
"Amdal belum tuntas itu, kan pencemaran sekitarnya. Pembuangan itu loh," paparnya usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Sultra beberapa waktu lalu.
