Sempat ada dilema bagi Nadia untuk memilih Fakultas Kedokteran di jalur SNBP 2024 karena ia sempat menerima tawaran untuk masuk di Universitas Indonesia (UI) pada Jurusan Perpustakaan, karena ia telah mengikuti Duta Baca tingkat nasional serta tulisannya pernah diterbitkan oleh penerbit Nyalanesia.
Namun, menjadi dokter adalah cita-citanya sejak kecil. Sehingga tawaran itu pun ditolaknya, dia ia tetap memilih Fakultas Kedokteran.
Baca Juga: Ini Tips Akil Munawar Bisa Jadi Mahasiswa Berprestasi hingga Lulusan Terbaik UHO Kendari
Sebagai Duta Baca, Nadia sangat gemar membaca dan bahkan membuat beberapa tulisan puisi yang sudah diterbitkan sehingga mendapatkan piagam penulis nasional.
Nadia beruntung karena dibesarkan di dalam keluarga yang sangat mendukung apapun keputusannya. Ayahnya La Saruji, adalah Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Mawasangka Tengah dan ibunya Rini, merupakan seorang pedagang. Nadia mengaku mendapatkan motivasi belajar yang gigih melalui sang ayah.
