Oleh: Ratni Kartini, S.Si
Member WCWH Sulawesi Tenggara
FOOD and Agriculture Organization (FAO) memprediksi adanya ancaman krisis pangan dunia di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Presiden Joko Widodo pun memperingatkan para menteri Kabinet Indonesia Maju akan ancaman tersebut.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto akhirnya merencanakan pembangunan lumbung pangan nasional (food estate) yang berlokasi di Kalimantan Tengah untuk mengantisipasi krisis pangan tersebut (Detik.com, 5/7/2020).
Rencana tersebut pun menuai banyak kritikan. Pasalnya pembangunan lumbung nasional sendiri sudah pernah diinisiasikan pada masa kepemimpinan Presiden Soeharto dan Presiden SBY, namun gagal terealisir. Lalu mengapa lumbung pangan nasional tetap menjadi pilihan dalam mengatasi krisis pangan? Apakah tidak ada alternatif lain agar negara kita bisa menghadapi krisis pangan yang akan terjadi.
