Untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari, ia hanya bisa berharap belas kasih dan uluran tangan para dermawan.

Menaggapi hal itu, Lurah Sodohoa, La Ode Alimudin mengakui bahwa memang warganya itu hanya hidup sebatangkara setelah ditinggal suaminya beberapa tahun lalu.

"Kami tidak bisa pungkiri bahwa ia hidup sebatangkara," kata La Ode Alimudin.

Akan tetapi, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui pemerintah kelurahan tidak tinggal diam melihat kondisi Mariati.

La Ode Alimudin mengatakan, sebelum ada pemberitaan itu, Pemkot sudah memfasilitasi agar Mariati mendapatkan hak-haknya sebagai warga yang layak mendapatkan perhatian seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS) Kartu Perlindungan Sosial (KPS) Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), termasuk Kartu Program Keluarga Harapan (PKH).