KENDARI, TELISIK.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menegaskan batuan sembako yang serahkan kepada warga kurang mampu tidak dikenakan pembayaran alias gratis.
Penegasan tersebut sekaligus untuk meluruskan pemahaman masyarakat setelah beredarnya postingan seorang warganet di Facebook yang mempertanyakan penyaluran sembako tersebut.
"Info dari bu RT: ada ini bantuan sembako dari kelurahan tapi harus kita setor Rp70 Ribu. Bantuan apa jualan??," nyinyir salah warga Net di akun FB nya.
Baca juga: Pemkot-DPRD Segera Bahas Anggaran Tangani COVID-19
Menerima screenshoot cuitan warga Net di FB. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Nahwa Umar, langsung meluruskan. Kata Nahwa penyaluran sembako terbagi atas dua sumber, satu dari Pemkot Kendari dan satu bersumber dari Badan Urusan Logistik (Bulog) yang bekerjasama dengan Pemkot Kendari melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM.
