Dampak yang langsung dirasakan adalah berkurangnya pendapatan, bahkan sampai hilangnya pendapatan karena harus berada di rumah sebagai bentuk kepatuhan masyarakat terhadap imbauan pemerintah.
"Setiap kelurahan Pak Wali yang akan serahkan 10 paket. Sisanya oleh RT RW," jelasnya.
Baca juga: Pasutri Positif COVID-19, Pernah Kontak dengan Pasien
Kekeliruan masyarakat ini terjadi, karena penyalurannya dilakukan secara bersamaan dengan Pemkot Kendari sehingga muncul pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat seperti salah satu warga Net melalui akunnya.
"Makanya saya sampaikan Bulog untuk jangan dulu disalurkan yang berbayar biar tidak kacau masyarakat," pungkasnya.
