Harian Jerman Suddeutsche Zeitung mengutip pernyataan Macron dalam sesi wawancara pada Senin, 9 Februari. Ia menyebut proses tersebut diharapkan dapat dikonsultasikan dengan mitra-mitra Eropa agar menghasilkan kebijakan bersama yang terkoordinasi.  

Macron mengatakan dialog dengan Rusia seharusnya dilakukan “tanpa melibatkan terlalu banyak pihak,” guna menjaga efektivitas komunikasi dan menghindari proses yang berlarut-larut.

Pendekatan itu sekaligus menandai upaya Prancis untuk memperkuat posisi Eropa sebagai aktor mandiri dalam diplomasi kawasan. Surat kabar Le Figaro melaporkan bahwa Macron kembali menegaskan penolakannya terhadap “pendelegasian” dialog tersebut kepada Amerika Serikat.  

Menurut laporan itu, ia menilai Eropa perlu berbicara langsung atas nama kepentingannya sendiri, tanpa menyerahkan inisiatif kepada kekuatan eksternal.

Baca Juga: Wanita Dipaksa Hubungan Intim dengan Pria Berkebutuhan Khusus, Ditonton Langsung Ibu Mertua Kebelet Cucu