Baca Juga: Nasib Sial Perampok Emas: Dirampok Balik 4 Orang Setelah Beraksi, Kelimanya Berakhir Diringkus Polisi

Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengumumkan bahwa Maduro akan menghadapi sejumlah dakwaan pidana di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Selatan New York. Dakwaan tersebut meliputi konspirasi terorisme narkoba, konspirasi impor kokaina, kepemilikan senapan mesin dan perangkat perusak, serta konspirasi kepemilikan senjata berat ilegal.  

“Surat dakwaan telah dibuka dan akan dibacakan pada sidang awal pekan depan,” demikian keterangan resmi Departemen Kehakiman AS, seperti dikutip dari Xinhua, Minggu (4/1/2026).

Di tengah proses hukum tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa pemerintahannya akan “mengelola” Venezuela untuk sementara waktu setelah operasi militer yang berujung pada penangkapan Maduro.  

“Kami akan mengelola negara itu sampai transisi yang aman, tepat, dan bijaksana dapat dilakukan,” kata Trump dalam konferensi pers di Mar-a-Lago, Florida.