“Sekarang susah mencari minyak tanah. Kalau pun dapat, harganya sekarang sudah sampai Rp 50.000 rupiah per 5 liter,” kata Mahfud.
Mahfud mengaku, kenaikan dan kelangkaan BBM jenis minyak tanah itu sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir.
Dia menambahkan, saat mobil pengangkut minyak tanah tiba di pangkalan, warga rela mengantri panjang hanya untuk mendapatkan 10 liter minyak tanah.
Tidak semua warga yang antri mendapatkan minyak tanah. Mereka terpaksa harus pulang dengan tangan kosong.
Namun dirinya merasa aneh, karena penjualan minyak tanah pada tingkat pangkalan tidak sampai sore hari dengan alasan minyak tanah sudah habis.
