Sementara itu, Aswan selaku Koordinator Lapangan mendesak agar pihak Kejati untuk segera melakukan klarifikasi atas kejadian tersebut dan bertanggung jawab atas tindakan refresif terhadap salah satu kader mahasiswa.
Baca Juga: Unjuk Rasa di Kejati Sulawesi Tenggara Diwarnai Kericuhan dan Aksi Kejar-kejaran
"Kami meminta agar Kejati Sulawesi Tenggara agar segera menyelesaikan kasus tersebut," ujarnya.
Selain itu, ia juga meminta agar secepatnya menangani persoalan ini karena dikhawatirkan akan terjadi konflik dan kejadian tersebut akan terus berulang.
Selain menyampaikan orasi di depan kantor Kejati, massa juga melakukan pemblokiran jalan dengan cara menyusun ban bekas dan membakarnya hingga menutupi jalan tersebut.
