BAUBAU, TELISIK.ID - Aksi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) yang memboikot kampus pada Rabu malam (13/05/2020) dilanjutkan dengan hearing antara mahasiswa dan pihak rektorat.
Hasilnya, dalam hearing tersebut pihak rektorat hanya menyanggupi tuntutan pemotongan SPP mahasiswa senilai Rp 150 ribu. Dengan kata lain, apabila mahasiswa yang memiliki biaya SPP Rp 2 juta, potongan yang diberikan kampus adalah 7,5 %.
Juga yang terbaru ialah pemberian biaya internet bagi mahasiswa tingkat akhir untuk biaya ujian proposal daring.
"Ada dua hasilnya. Pertama, pemotongan SPP dan yang kedua pemberian kuota internet pada mahasiswa tingkat akhir untuk ujian proposal," ucap Kabiro Akademik dan Kemahasiswaan Drs Ma'ruf M.Pd usai hearing dengan pihak mahasiswa yang melakukan boikot.
Baca juga: Dari 60 Kasus Baru COVID-19 di Bombana, 14 di Antaranya Anak di Bawah Umur
