"Seluruh peserta akan mendapatkan sertifikat internasional dari trimble solutions Indonesia atau Tekla dan Kementerian PUPR yang terkait pembangunan gedung yang tidak sederhana dan salah satu program dukungan membangun IKN," ujar Afandi.
Ia berharap semua peserta harus lulus dan setelah lulus peserta bisa kembangkan bakatnya karena pelatihan BIM ini hanya awal saja, selanjutnya mereka harus belajar untuk bersaing di internasional.
Baca Juga: Jokowi Sebut 4 Calon Pemimpin Ibu Kota Negara Baru, Berikut Profilnya
Sementara itu, pimpinan Program Pendidikan Vokasi UHO Dr. Eng. Sudarsono mengatakan, pelatihan BIM ini sangat bermanfaat untuk mahasiswa dan alumni karena mereka akan diberikan sertifikat kompetensi yang bisa digunakan untuk melamar pekerjaan di proyek-proyek IKN.
"Ini merupakan program kementerian bahwa setiap pekerja di IKN yang berhubungan dengan bidang teknis itu harus ada kompetensi dan memiliki sertifikat BIM," tutupnya. (B)
