“Inilah yang membedakan pendidikan administrasi rumah sakit yang sesungguhnya. Mahasiswa kami tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi turun langsung, melihat tantangan nyata, dan memberikan solusi. Kami ingin lulusan Universitas Pelita Ibu kelak menjadi tenaga yang tidak hanya kompeten, tetapi juga peduli dan berdampak bagi masyarakat,” tegas Marheni.

Kegiatan PKM tersebut juga mendapat sambutan positif dari pemerintah setempat. Camat Moramo Utara menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dalam memahami layanan kesehatan digital.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Hadirkan Kebersamaan Lintas Agama Melalui Program Pertamina Berkah di Kendari

“Kami sangat berterima kasih kepada Universitas Pelita Ibu, khususnya Prodi Administrasi Rumah Sakit, atas kepedulian dan perhatiannya kepada warga Moramo Utara. Kegiatan seperti ini sungguh kami butuhkan. Banyak warga kami yang sudah punya kartu JKN, tapi masih bingung cara menggunakannya lewat HP. Dengan adanya edukasi langsung dan pendampingan seperti ini, kami yakin masyarakat akan semakin mandiri dalam mengakses layanan kesehatan yang menjadi hak mereka,” ujar Camat Moramo Utara.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah kecamatan dan Universitas Pelita Ibu dapat terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat lainnya.