KENDARI, TELISIK.ID - Sejumlah mahasiswa dan pekerja di Kota Kendari menolak kebijakan pemerintah terkait Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).
Penolakan tersebut disampaikan dalam aksi damai yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), Minggu (9/6/2024) malam.
Aksi tersebut tidak hanya menyoroti masalah Tapera, yang memangkas pendapatan pekerja instansi pemerintah, swasta, dan pekerja mandiri sebesar 3 persen. Tetapi juga membahas isu-isu lainnya.
Baca Juga: Bat-Bat jadi Tempat Favorit Warga Kendari untuk Memancing
Isu lain tersebut diantaranya persoalan pendidikan, inflasi, dan kriminalisasi aktivis. Namun, fokus utama dari aksi ini adalah penolakan terhadap Tapera.
