Berdasarkan informasi yang diterima Telisik.id dari Koordinator Lapangan Juraidin, aksi berlangsung di Perempatan Jalan Sorumba, Jalan Sao-Sao, dan Jalan Jenderal M.T. Haryono.
Menurut Juraidin, aksi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak memadai.
Baca Juga: Warga Kota Kendari Keluhkan Kenaikan Harga Beras
Penolakan terhadap Tapera juga datang dari Abdul Hidayat, karyawan swasta dari PT. Huacin Indonesia Departemen Elektrolisis. Ketika dihubungi Telisik.id, ia menjelaskan bahwa rekan-rekannya juga menolak kebijakan tersebut.
Menurutnya, pihak HRD SDM perusahaan tempatnya bekerja tidak menginginkan adanya pemotongan gaji untuk Tapera.
