KENDARI, TELISIK.ID - Aliansi Mahasiswa IAIN Kendari melakukan demonstrasi menagih janji Rektor untuk menyelesaikan kasus dugaan pelecehan yang terjadi di lingkup kampus Islami tersebut.

Unjuk rasa yang dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pimpinan kampus IAIN Kendari yang dinilai inkonsistensi terhadap janji yang lontarkan pada saat dengar pendapat di aksi sebelumnya.

Jendral lapangan, Riksan mengungkapkan, pihak pimpinan kampus tidak serius dalam menangani kasus asusila yang dilakukan oknum dosen IAIN Kendari.

"Kami melihat ada upaya pembiaran dan tidak adanya keseriusan serta transparansi dalam penanganan kasus ini," ungkap Riksan, Kamis (17/12/2020).

Hal itu dikarenakan, lanjut Riksan, adanya pembentukan tim kode etik IAIN Kendari yang akan melakukan presure dan menyelesaikan kasus asusila tersebut.