Informasi mengenai pemberian santunan ini disampaikan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar RI di Beijing Yaya Sutarto, Sabtu (23/1/2021).

Baca juga: Bagi-bagi Nasi Kotak hingga Menimbulkan Kerumunan, Netizen Minta Jokowi Senasib Habib Rizieq

"Santunan ditransfer langsung ke rekening orang tua korban di Paiton tanpa ada potongan apa pun," kata Yaya Sutarya.

Yaya mengatakan, selain santunan dari pelaku, keluarga korban masih akan mendapatkan asuransi jiwa yang nilainya sekitar Rp 200 juta. Kemudian, biaya pengembalian SPP dari pihak Shaanxi Polytechnic Institute, Xianyang, tempat korban, Muhammad Rendra Sampurna Wijayadi menempuh pendidikan S1 Teknik Elektronik.

"Kalau asuransi sudah cair, Bapak akan kami kontak lagi untuk pengirimannya," kata Yaya saat menelepon Hatim, ayah korban, yang tinggal di Paiton.