Irsan yang dihubungi telisik.id sehari sebelumnya, Senin (13/1/2025), menceritakan insiden pada Minggu (12/1/2025) bermula saat dirinya berada di kos-kosan di wilayah Rawamangun, Jakarta Timur. Sekitar pukul 02.00 WIB, ia mengaku didatangi oleh beberapa pria.
“Saya baru pulang ke kos sekitar pukul 01.15 dari tempat saudara saya,” kata Irsan saat dikonfirmasi telisik.id melalui WhatsaApp.
Saat hendak beristirahat, sekitar pukul 02.05 WIB, Irsan mendengar suara pintu diketuk. “Yang mengetuk pintu ternyata adalah bapak Ridwan Badallah bersama beberapa preman,” sebut Irsan, yang diketahui sebagai kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Setelah pintu dibuka, salah satu di antara beberapa pria tersebut memintanya segera berpakaian. “Preman itu memberi isyarat untuk segera berpakaian karena kami akan pergi ke suatu tempat,” ujarnya.
Baca Juga: Komisi I DPRD Muna Minta Inspektorat Perketat Pengawasan Penggunaan Dana Desa
