"Wei buka (pintunya), cepat buka, apa kau," teriak salah satu pendemo. Aparat yang berjaga bersikeras enggan membukakan pintu gerbang.

Koordinator lapangan dari pengunjuk rasa, Malik, menginstruksikan rekan-rekannya tidak mundur menghadapi situasi tersebut.

"Masa aksi jangan takut, panjat pagar kalau mereka tidak bukakan pintu," teriaknya saat berorasi.

Sambil berorasi, jenderal lapangan, Rasid T, membacakan tiga tuntutan utama Aliansi Pemerhati Hukum Sultra, yakni:

1. Memanggil dan memeriksa pengacara Supriadi yang diduga menerima uang miliaran rupiah untuk memuluskan izin tambang.