KENDARI, TELISIK.ID - Puluhan mahasiswa Papua di Kota Kendari melakukan aksi demonstrasi.
Aksi yang diawali dengan long march dari Asrama Papua, bergerak menyusuri simpang tiga kampus baru Universitas Halu Oleo (UHO). Mereka mengecam penganiayaan yang dialami warga Papua beberapa waktu lalu.
Dalam aksinya, massa membawa spanduk, poster, kertas, serta tubuh yang digambar. Aksi tersebut merupakan buntut dari peristiwa penganiayaan terhadap seorang warga Orang Asli Papua (OAP) penyandang disabilitas di Merauke oleh dua orang oknum prajurit TNI Angkatan Udara (AU), beberapa waktu lalu.
Orator Aksi, Denias Wanimbo mengatakan, mahasiswa Papua di Kendari meminta agar pemerintah dan negara kembali kepada nilai-nilai luhur bangsa yang tertuang dalam Pancasila dan UUD 1945.
"Negara harus mengedepankan semangat musyawarah dalam menyelesaikan masalah yang ada di Tanah Papua," ungkapnya, Senin (2/8/2021).
