Mahasiswa Papua juga menuntut agar semua pihak yang terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Papua untuk diadili di pengadilan.
"Itu jauh lebih baik dari pada menggunakan tindakan militeristik yang justru berdampak buruk pada masyarakat Papua. Hentikan perlakuan rasis kepada masyarakat Papua karena kita semua sama, kita adalah satu," jelasnya.
Baca Juga: Tolak Perpanjangan PPKM di Kota Kendari, Pengunjuk Rasa dan Pol PP Nyaris Ricuh
Baca Juga: Stok Vaksin Terbatas, Pemkot Lapor KPK
Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo juga menyatakan akan mengganti Komandan Pangkalan Udara Johanes Abraham Dimara (Lanud Dma), Kolonel Pnb Herdy Arief Budiyanto dan Komandan Satuan Polisi Militer Lanud Dma. Pergantian itu menyusul tindak kekerasan oleh dua anggota TNI AU kepada seorang warga di Merauke, Papua.
