“Menjadi bidan bukan sekadar profesi, tetapi sebuah kepercayaan untuk hadir dan menolong sesama manusia,” ujarnya.
Selama kegiatan, mahasiswa juga didampingi oleh bidan Ni Nyoman Susanti, yang memberikan penguatan teknis di lapangan.
Pendampingan ini memastikan proses pembelajaran berjalan optimal dan sesuai dengan standar praktik kebidanan.
Ketua Program Studi S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan STIKes Pelita Ibu, Sulfianti A. Yusuf, SST., M.H.Kes, menegaskan bahwa pembelajaran berbasis praktik menjadi kunci dalam mencetak lulusan berkualitas.
“Kami tidak menyiapkan lulusan yang hanya mengikuti standar. Yang kami bentuk adalah bidan yang siap turun ke lapangan dengan percaya diri, mampu mengambil keputusan, dan memiliki kemampuan untuk berkembang,” katanya.
