“Pengerjaan karya tulis ilmiah ini memang cukup padat. Saya harus memastikan bahwa sistem yang saya buat tidak hanya inovatif, tetapi juga praktis dan efisien untuk diterapkan di dunia nyata,” jelasnya.
“Kesulitan lain adalah terbatasnya ruang untuk mengeksplorasi lebih dalam, karena hanya diberikan maksimal empat halaman untuk menjelaskan sistem ini,” tambah Azizah.
Untuk membagi waktu antara kuliah dan kegiatan lomba, Azizah menerapkan metode manajemen waktu yang berbasis skala prioritas.
“Saya biasanya fokus menyelesaikan tugas kuliah yang mendesak dulu. Setelah itu baru beralih ke kegiatan lain, seperti mencari lomba-lomba yang sesuai untuk saya ikuti,” katanya.
Baca Juga: DPRD Kendari Geram Wisma Melati dan Karaoke Miyabi Diduga Lakukan Praktik Prostitusi
