Ia juga berharap, dengan adanya media sosial dapat diakses di mana pun, dan dapat membantu memberikan efek yang lebih luas dan besar kepada mahasiswa berbentuk himbauan tolak calo UKT ini.
Sementara Wakil Ketua BEM UHO, Defrian menegaskan, kelembagaan akan terus mengkampanyekan di setiap unsur pimpinan lembaga kemahasiswaan dan sosial media, agar menolak keras persoalan calo yang kerap kali terjadi di kalangan mahasiswa.
"Untuk tata cara membayar SPP akan disosialisasikan secara menyeluruh, sesuai prosedur yang telah diatur oleh pihak kampus. Agar mahasiswa bisa lebih paham," ujarnya
Terakhir, adapun persoalan yang dialami mahasiswa ke depan akan ditampung dan disampaikan kepada pihak kampus untuk diberikan alternatif bagi korban calo, misal diberi kebijakan untuk mencicil UKT-nya. (A)
Penulis: Rasmin Jaya
