"Kami minta agar pelantikan Rektor UHO terpilih segera dilakukan. Kami juga berharap agar kementerian tidak terintervensi oleh oknum-oknum tertentu," pinta Rochim.

Situasi sempat memanas ketika puluhan mahasiswa berusaha menerobos masuk ke dalam gedung rektorat. Namun, Rektor UHO saat ini, Muhammad Zamrun Firihu, tidak berada di tempat.

Mereka kemudian ditemui oleh Ketua Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) UHO, Laode Santiaji Bande.

"Pak Rektor masih terus berusaha. Tuntutan akan diteruskan ke menteri. Pelantikan itu sepenuhnya kewenangan kementerian. Kapan pelantikan dilaksanakan, itu terserah mereka (Kemendiktisaintek),” jelas Laode Santiaji.

Santiaji mengatakan jadwal pelantikan rektor baru belum ada. Namun, ia membenarkan bahwa ada usulan dari Rektor Prof Zamrun Firihu agar pelantikan dilakukan 2 Juli 2025 lalu, seiring dengan berakhirnya masa jabatan rektor.